Cakap Teacher Academy, Beasiswa Kompetensi Guru Pada Pembelajaran Digital

  • Share
Cakap Teacher Academy, Solution to Accelrate Teacher Competence in Digital Learning

Cakap Teacher Academy, Beasiswa Kompetensi Guru Pada Pembelajaran Digital – Platform pembelajaran online di Indonesia, Cakap, meluncurkan program pelatihan mengajar melalui platform online. Program tersebut bernama Cakap Teacher Academy yang ingin meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran digital. Karena mereka dianggap memiliki peran yang krusial dalam perkembangan pendidikan.

Program ini dirancang sebagai solusi platform digital secara menyeluruh untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa Inggris dalam pembelajaran digital melalui pelatihan bersertifikat, pengembangan diri dan karir di ekosistem Cakap. Cakap Teacher Academy juga bertujuan untuk memberdayakan guru Indonesia untuk berkontribusi untuk pengambangan SDM di Indonesia. Program ini akan dimulai dengan pelatihan pengajaran bahasa Inggris dan berencana untuk mengembangkan pelatihan mengajar pada berbagai topik pembelajaran lainnya di masa depan.

Menurut Tomy Yunus, CEO dan Co-Founder Cakap, pihaknya melihat betapa pentingnya kemampuan bahasa asing sebagai paspor untuk menjadi masyarakat global saat ini dalam menghadapi dunia yang semakin digital. “Kami percaya bahwa utamanya prinsip dari perbaikan pendidikan di Indonesia harus dilakukan secara menyeluruh, baik bagi murid maupun pengajar. Hari ini Cakap hadir membawa program Cakap Teacher Academy sebagai solusi percepatan kompetensi pengajar bahasa Inggris dengan pembelajaran digital,” ujar Tomy.

Ia menambahkan, komitmen Cakap untuk meningkatkan kompetensi murid dan pengajar, juga dapat dilihat dari hasil pencapaian Cakap yang telah memberdayakan sekitar 1,5 juta murid dan lebih dari 1000 pengajar glocal (Global dan Local) dari berbagai topik pembelajaran.

“Para pengajar berasal dari Indonesia, Filipina, Taiwan, China, Jepang, Korea, Afrika Selatan, dan lainnya yang nantinya akan menjadi instruktur untuk peserta Cakap Teacher Academy,” imbuhnya.

Tantangan Sistem Pendidikan di Indonesia

Saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai tantangan di sistem pendidikan, termasuk dalam supply guru dan juga transisi serta adaptasi pembelajaran digital. Hal ini juga dibuktikan pada statistik dari 2019 hingga 2020 yang melaporkan bahwa Indonesia memiliki 2,7 juta guru. Angka tersebut jauh dibandingkan dengan jumlah muridnya yang berjumlah 45,5 juta orang.

Pada kesempatan yang sama, Billy Mambrasar, Staf Khusus untuk Presiden Republik Indonesia dan CEO dari Yayasan Kitong Bisa, menganggap langkah yang dilakukan Cakap ini menjadi angin segar bagi Indonesia. Karena menginisiasi program yang dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi guru. “Kami berharap Cakap Teacher Academy dapat menjadi wadah bagi guru dan pengajar untuk mematangkan kemampuan pembelajaran secara digital,” kata Billy.

Sementara  Jemmy Alexander, S.E.,M.M.Par., selaku Kepala Subdirektorat Edukasi II Direktorat Pengembangan SDM Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, mengatakan dengan adanya pelatihan bagi guru bahasa Inggris, maka kualitas serta kuantitas pengajar bahasa Inggris akan meningkat.

“Dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif, masyarakat pun semakin banyak mendapatkan akses untuk belajar bahasa Inggris bersama dengan ini juga memungkinkan untuk menjembatani kebutuhan pemain sektor pariwisata UMKM sehingga mereka dapat belajar bahasa Inggris dengan baik dengan guru yang juga merupakan lulusan dari Cakap Teacher Academy. Dan banyak pelaku sektor pariwisata UMKM, seperti tour guide, membutuhkan bimbingan bahasa Inggris yang baik,” kata Jemmy

Cakap Teacher Academy merupakan program beasiswa untuk guru

Cakap Teacher Academy merupakan program beasiswa dan diperuntukkan bagi setiap masyarakat yang memiliki minat mengajar. Cakap juga melihat ini sebagai kesempatan dalam meningkatkan skor Indonesia di Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2024, yang akan menilai efektivitas pengajaran dan pembelajaran bahasa di seluruh dunia.

Selain meningkatkan kompetensi guru, program ini juga akan memberikan dampak yang lebih luas, seperti akses pelatihan untuk mendapatkan peluang pekerjaan. Peserta pada program ini akan diberikan sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Yoshua Yanottama selaku Senior Education Manager Cakap menjelaskan, sistem pembelajaran yang mutakhir akan menjadi kunci dari kurikulum. Program ini akan membawakan 2 kompetensi utama: teknik pengajaran komunikatif dan penggunaan teknologi melalui Cakap interactive self-paced learning.

“Kurikulum disusun berdasarkan dari pengalaman pembelajaran online selama lebih dari 6 tahun di Cakap yang dikombinasikan dengan praktik terbaik dalam pengajaran bahasa. Dengan begitu, program ini akan relevan bagi mereka yang baru akan terjun ke dunia pengajaran maupun mereka yang telah berpengalaman namun ingin memperbaharui kemampuan mengajarnya,” imbuhnya.

Di akhir program, lulusan dari Cakap Teacher Academy akan mendapatkan kesempatan untuk direkrut menjadi Mitra Cakap, juga memberikan kesempatan untuk komunitas lokal memperoleh pendapatan 3x lebih tinggi dari rata-rata pendapatan guru.

Untuk merayakan kemerdekaan Indonesia, startup edutech ini juga akan resmi membuka pendaftaran Cakap Teacher Academy pada tanggal 17 Agustus 2021. Pada angkatan pertama akan dibimbing, dilatih, dan disertifikasi di bulan Oktober 2021. Sebagai program berkelanjutan, proses rekrutmen akan berjalan seiring dengan proses pendaftaran angkatan baru.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *